AstraZeneca telah menghentikan uji coba vaksinnya setelah seorang peserta jatuh sakit

Associated Press



Berita: AstraZeneca telah menghentikan uji coba vaksin covid-19 fase 3 global setelah seorang peserta Inggris jatuh sakit parah. Tidak jelas apakah dugaan reaksi merugikan yang serius adalah akibat dari menerima vaksin atau kebetulan, tetapi orang yang terkena diperkirakan akan pulih, menurut STAT . Kami juga tidak tahu berapa lama jeda uji coba akan berlangsung. Sementara itu, perusahaan akan meninjau semua data keamanan yang dikumpulkan sejauh ini, dan para peneliti yang menjalankan sembilan uji coba vaksin virus corona fase 3 lainnya akan menyisir data mereka untuk mencari kasus serupa dari reaksi merugikan.

Jangan panik: Ini adalah praktik standar untuk uji klinis untuk dihentikan sementara dalam skenario ini, dengan pendaftaran peserta baru dan dosis yang sudah ada ditunda. Meskipun itu kemunduran, itu mungkin hanya sementara. Diperdebatkan, ini meyakinkan bahwa praktik keselamatan standar terus berlaku meskipun ada tekanan politik yang diberikan pada garis waktu dan hasil uji coba ini. Presiden Trump ingin dapat mengungkap vaksin sebelum pemilihan pada 3 November tetapi telah menerima penolakan yang signifikan, tidak hanya dari lawannya, Joe Biden , tetapi juga dari komunitas farmasi. Para CEO dari kesembilan perusahaan dengan vaksin dalam uji coba tahap akhir menandatangani janji kemarin untuk mendukung sains, menjadikan keselamatan dan kesejahteraan individu yang divaksinasi sebagai prioritas utama, dan hanya menyerahkan vaksin untuk persetujuan setelah menunjukkan bahwa vaksin tersebut aman dan efektif dalam studi fase 3.





Sedikit lebih banyak tentang vaksin: Kandidat AstraZeneca adalah yang terdepan dalam perburuan global untuk vaksin dan perusahaan sebelumnya mengatakan bahwa mereka berharap untuk menyiapkannya pada akhir tahun. Ia menggunakan adenovirus simpanse yang dimodifikasi, diubah agar tidak berbahaya bagi manusia, yang membawa gen untuk salah satu protein dalam SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan covid-19. Adenovirus dirancang untuk memprovokasi sistem kekebalan untuk menciptakan respons protektif terhadap virus corona. Uji coba vaksin sebelumnya melaporkan bahwa 60% dari 1.000 peserta mengalami efek samping, termasuk demam, sakit kepala, dan nyeri otot, tetapi semuanya ringan dan segera mereda. Charlie Weller, kepala program vaksin di badan amal penelitian Inggris Wellcome, mengatakan: 'Keselamatan adalah pertimbangan paling penting ketika mengembangkan vaksin apa pun, dan uji coba dihentikan sementara saat penyelidikan berlangsung.'

bersembunyi

Teknologi Aktual

Kategori

Tidak Dikategorikan

Teknologi

Bioteknologi

Kebijakan Teknologi

Perubahan Iklim

Manusia Dan Teknologi

Bukit Silikon

Komputasi

Majalah Berita Mit

Kecerdasan Buatan

Ruang Angkasa

Kota Pintar

Blockchain

Cerita Fitur

Profil Alumni

Koneksi Alumni

Fitur Berita Mit

1865

Pandangan Ku

77 Jalan Massal

Temui Penulisnya

Profil Dalam Kemurahan Hati

Terlihat Di Kampus

Surat Alumni

Berita

Pemilu 2020

Dengan Indeks

Di Bawah Kubah

Pemadam Kebakaran

Cerita Tak Terbatas

Proyek Teknologi Pandemi

Dari Presiden

Sampul Cerita

Galeri Foto

Direkomendasikan